


TAMBAKREJO, 17 Juli 2026 – SMP Islam Al Madinah Tambakrejo resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 pada hari ini, Jumat (17/7). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, sejak tanggal 13 Juli hingga 17 Juli 2026 tersebut, berjalan dengan khidmat dan antusias.
MPLS yang diikuti oleh seluruh siswa baru ini dirancang untuk memfasilitasi adaptasi siswa dari jenjang Sekolah Dasar (SD) menuju Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekaligus memperkenalkan budaya sekolah yang berbasis pada nilai-nilai keislaman dan kedisiplinan.
Selama lima hari, para siswa baru mengikuti serangkaian materi yang telah disusun oleh panitia. Fokus utama MPLS tahun ini tidak hanya pada pengenalan fisik gedung sekolah, melainkan lebih menekankan pada pembentukan karakter (character building).
Kegiatan MPLS dimulai pada senin (13/7) dengan upacara pembukaan dan penyematan tanda peserta. Hari-hari berikutnya diisi dengan materi mengenai visi dan misi sekolah Menanamkan kebanggaan menjadi bagian dari keluarga besar SMP Islam Al Madinah, kebiasaan baik seperti Praktik shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan adab keseharian sesuai tuntunan Islam.
Dalam kegiatan MPLS tak hanya membantu siswa mengenali potensi diri melalui berbagai pilihan kegiatan pengembangan minat dan bakat. Tetapi juga memberikan wawasan wiyata mandala Pengenalan lingkungan sekolah, sejarah berdirinya Sekolah Al Madinah hingga fasilitas penunjang pembelajaran.
Selama kegiatan berjalan, SMP Islam Al Madinah menggandeng pihak eksternal untuk bersinergi menyiapkan siswa baru memasuki jenjang pendidikan SMP, seperti POLRES Jombang dalam menyampaikan materi Cyber bullying berharap anak anak dapat bijak menggunakan media sosial, tetap saring informasi dan tidak mengandung unsur perundingan.
Hadir pada sesi lain tim penyuluh dari Puskesmas Tambakrejo juga disambut antusias oleh anak-anak saat menyampaikan informasi terkait penyalahgunaan obat dan narkotika.
Kepala SMP Islam Al Madinah Tambakrejo menyatakan MPLS tahun ini bertujuan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman namun tetap religius,
“MPLS bukan sekadar seremonial, melainkan langkah awal bagi siswa baru untuk mengenal ekosistem sekolah kami. Kami ingin memastikan bahwa sejak hari pertama, siswa tidak hanya siap secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi akhlak yang kuat. Kami bangga melihat antusiasme anak-anak selama lima hari ini, dan tetap jaga semangat baik ini selama belajar di SMP Islam Al Madinah”, ungkap beliau saat menutup kegiatan.
Rangkaian kegiatan ditutup pada Jumat pagi dengan sholat dhuha berjamaah, melaksanakan jumat bersih lingkungan sekolah, dan berziarah ke makam pahlawan Nasional Kyai Haji Wahab Chasbulah inisiator dan pendiri Nahdhatul Ulama, dilanjutkan ke Makam KH. Fattah Hasyim yang juga salah satu penggerak NU hingga keturunan beliau dapat mendirikan Yayasan Pendidikan dan Sosial Al Madinah sampai sekarang. Acara seremonial di tutup dengan pembacaan Deklarasi Siswa dan penandatanganan komitmen siswa baru. Suasana haru dan bangga menyelimuti sekolah saat para siswa menyatakan komitmennya untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga nama baik sekolah.
Dengan berakhirnya MPLS ini, seluruh siswa baru SMP Islam Al Madinah Tambakrejo siap untuk memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) efektif pada pekan depan. Pihak sekolah berharap, masa transisi ini mampu membentuk siswa yang Berbudi perkerti, mengenal potensi diri dan bijak berteknologi, berwawasan luas sesuai dengan visi SMP Islam Al Madinah.
Penulis : Rini Yuli Lestari, SPd
Guru SMP Islam Al Madinah
